Apa itu UU PT?
UU PT adalah singkatan dari Undang-Undang Perseroan Terbatas, yaitu UU No. 40 Tahun 2007 yang disahkan pada 16 Agustus 2007. UU ini merupakan regulasi induk yang mengatur seluruh aspek Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia — mulai dari pengertian, pendirian, modal, organ perusahaan, hingga pembubaran.
UU PT menggantikan ketentuan tentang PT yang sebelumnya tersebar di Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) dan memberikan kepastian hukum yang lebih komprehensif bagi dunia usaha Indonesia.
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
Disahkan: 16 Agustus 2007 | Diundangkan: 16 Agustus 2007 | Lembaran Negara: No. 106 Tahun 2007
Sejarah & Kronologi Regulasi PT di Indonesia
Pemahaman tentang UU PT tidak lengkap tanpa mengetahui perjalanan regulasinya. Berikut kronologi perkembangan hukum PT di Indonesia:
KUHD (Wetboek van Koophandel)
Warisan hukum kolonial Belanda. Ketentuan PT diatur dalam Pasal 36–56 KUHD — sangat terbatas dan tidak mengakomodasi kebutuhan bisnis modern.
Hukum KolonialUU No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas
UU PT pertama Indonesia yang mandiri, menggantikan ketentuan PT dalam KUHD. Mengatur PT secara komprehensif untuk pertama kalinya.
UU PT PertamaUU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
UU PT baru menggantikan UU No. 1/1995. Lebih komprehensif, 161 pasal, mengatur CSR, perlindungan pemegang saham minoritas, dan tata kelola perusahaan yang lebih baik. Masih menjadi UU PT yang berlaku hingga 2026.
UU PT Berlaku Saat IniUU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
Mengubah sebagian pasal UU PT. Poin krusial: memperkenalkan PT Perorangan untuk UMK, menghapus modal minimum kaku, dan mempermudah pendirian PT.
Perubahan SignifikanPP No. 8 Tahun 2021 & Permenkumham No. 21 Tahun 2021
Peraturan turunan UU Cipta Kerja yang mengatur teknis pendirian PT Perorangan dan pembaruan prosedur pendaftaran PT ke Kemenkumham.
Peraturan TurunanIsi Pokok UU PT No. 40 Tahun 2007
UU PT terdiri dari 18 Bab dan 161 Pasal. Berikut ringkasan struktur dan isi pokoknya:
Ketentuan Umum
Definisi PT, badan hukum, saham, dan istilah kunci lainnya (Pasal 1–9)
Pendirian PT
Syarat pendirian, akta notaris, pendaftaran Kemenkumham, dan pengesahan (Pasal 7–14)
Anggaran Dasar
Isi anggaran dasar, perubahan AD, dan persyaratan formalnya (Pasal 15–30)
Saham & Modal
Modal dasar, modal ditempatkan, modal disetor, dan pengalihan saham (Pasal 31–62)
RUPS
Wewenang, mekanisme pelaksanaan, dan keputusan RUPS (Pasal 63–91)
Direksi
Tugas, wewenang, tanggung jawab, pengangkatan, dan pemberhentian Direksi (Pasal 92–107)
Dewan Komisaris
Fungsi pengawasan, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Komisaris (Pasal 108–121)
Rencana Kerja & Laporan Tahunan
Kewajiban pelaporan, laporan keuangan, dan pertanggungjawaban (Pasal 63–91)
Tanggung Jawab Sosial
Kewajiban CSR (Corporate Social Responsibility) bagi PT tertentu (Pasal 74)
Penggabungan & Peleburan
Merger, akuisisi, konsolidasi, dan pemisahan PT (Pasal 122–140)
Pembubaran PT
Alasan, prosedur, dan proses likuidasi PT (Pasal 142–152)
Ketentuan Lain-Lain
Biaya, sanksi, ketentuan peralihan, dan penutup (Pasal 153–161)
Organ PT Menurut UU
Salah satu pengaturan paling krusial dalam UU PT adalah tentang organ perusahaan. UU PT menetapkan bahwa PT wajib memiliki 3 organ dengan hierarki yang jelas:
RUPS — Rapat Umum Pemegang Saham
Organ tertinggi PT | Memegang kekuasaan tertinggi | Menentukan arah strategis perusahaan
Direksi
Menjalankan pengurusan PT | Bertanggung jawab atas operasional | Mewakili PT di dalam & luar pengadilan
Dewan Komisaris
Melakukan pengawasan atas kebijakan Direksi | Memberikan nasihat kepada Direksi
Poin Penting tentang Organ PT
- RUPS adalah pemegang kewenangan tertinggi yang tidak diberikan kepada Direksi atau Komisaris. RUPS berwenang mengangkat/memberhentikan Direksi dan Komisaris, menyetujui laporan tahunan, dan memutuskan perubahan anggaran dasar
- Direksi wajib terdiri dari minimal 1 orang. Untuk PT yang menghimpun dana publik atau menerbitkan saham, minimal 2 orang Direktur
- Komisaris wajib ada minimal 1 orang. Direktur dan Komisaris tidak boleh dijabat orang yang sama
- Anggota Direksi dan Komisaris dapat digugat secara pribadi jika terbukti melakukan kesalahan atau kelalaian yang merugikan PT
Ketentuan Modal dalam UU PT
UU PT mengatur tiga jenis modal yang harus dipahami saat mendirikan PT:
| Jenis Modal | Definisi (Pasal 31–33) | Ketentuan |
|---|---|---|
| Modal Dasar | Keseluruhan nilai nominal saham yang tercantum dalam anggaran dasar | Fleksibel pasca UU Cipta Kerja — tidak ada minimum kaku |
| Modal Ditempatkan | Modal yang telah diambil bagian (disetujui) oleh pemegang saham | Minimal 25% dari modal dasar |
| Modal Disetor | Modal yang benar-benar telah dibayarkan ke kas perusahaan | Harus sama dengan modal ditempatkan |
Perubahan Signifikan Setelah UU Cipta Kerja 2020
UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 membawa perubahan besar terhadap beberapa ketentuan UU PT. Ini adalah perubahan yang paling relevan bagi pengusaha dan calon pendiri PT:
| Aspek | UU PT 2007 (Lama) | Setelah UU Cipta Kerja 2020 (Baru) |
|---|---|---|
| Jumlah pendiri minimum | Minimal 2 orang (selalu) | 1 orang boleh (PT Perorangan untuk UMK) |
| Modal dasar minimum | Wajib Rp50 juta | Fleksibel, sesuai kesepakatan pendiri |
| Notaris | Wajib untuk semua PT | PT Perorangan tidak perlu notaris |
| Proses perizinan | Multi-izin berbeda instansi | Terpadu melalui OSS (Online Single Submission) |
| PT Perorangan | Tidak ada | Ada — khusus UMK omzet < Rp50 M/tahun |
| Pengesahan badan hukum | Lebih lambat, manual | Dipercepat melalui sistem AHU Online |
| CSR kewajiban | Wajib untuk PT di bidang SDA | Diperluas ke lebih banyak sektor |
Peraturan Turunan UU PT yang Berlaku 2026
UU PT dilengkapi dengan berbagai peraturan turunan yang mengatur hal-hal teknis. Berikut peraturan utama yang perlu diketahui:
Modal Dasar & PT Perorangan
Mengatur modal dasar PT dan teknis pendirian PT Perorangan untuk UMK berdasarkan UU Cipta Kerja
Syarat & Tata Cara Pendaftaran PT
Mengatur prosedur teknis pendaftaran pendirian, perubahan, dan pembubaran PT di Kemenkumham
Pendaftaran Persekutuan Komanditer
Mengatur ketentuan nama dan pendaftaran CV (berlaku juga sebagai acuan syarat nama PT)
Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko
Mengatur sistem OSS (Online Single Submission) untuk perizinan usaha terintegrasi termasuk NIB PT
Tanggung Jawab Sosial PT (CSR)
Mengatur kewajiban dan pelaksanaan CSR bagi Perseroan Terbatas yang menjalankan kegiatan di bidang SDA
Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan
Prosedur teknis pengajuan permohonan pengesahan badan hukum PT melalui sistem AHU Online
Dampak Praktis UU PT bagi Pengusaha 2026
Bagi kamu yang ingin mendirikan PT, berikut dampak praktis yang paling relevan dari UU PT dan perubahannya:
Perlindungan Aset Pribadi
UU PT menjamin tanggung jawab pemegang saham terbatas pada modal yang disetor — aset pribadi kamu terlindungi dari risiko bisnis PT.
Solo Founder Bisa Dirikan PT
Berkat UU Cipta Kerja, satu orang kini bisa mendirikan PT Perorangan tanpa notaris — solusi legal terjangkau untuk UMK dan freelancer.
Modal Lebih Fleksibel
Tidak ada modal minimum kaku — kamu bisa mendirikan PT sesuai kemampuan modal yang ada, tanpa harus dipaksakan Rp50 juta di awal.
Proses Lebih Cepat via OSS
Perizinan terpadu melalui OSS memungkinkan NIB terbit lebih cepat — tidak perlu mengurus izin ke berbagai instansi terpisah.
Kredibilitas Bisnis Lebih Tinggi
Status badan hukum resmi dari UU PT memberi PT kredibilitas yang diakui bank, investor, dan mitra bisnis di seluruh Indonesia.
Saham Bisa Dipindahtangankan
UU PT mengatur mekanisme pengalihan saham — bisnis kamu bisa dijual, diwariskan, atau menerima investor baru tanpa membubarkan PT.
Dari Lapangan: Poin UU PT yang Sering Ditanyakan Klien
Dalam 8+ tahun mendampingi klien mendirikan PT, ada beberapa pertanyaan tentang UU PT yang paling sering muncul:
Pertanyaan: "Apakah saya bisa dirikan PT sendiri setelah UU Cipta Kerja?"Pertanyaan paling sering dari klien solo founder
Pertanyaan: "Apa risiko jika Direksi tidak menjalankan UU PT dengan benar?"Pertanyaan dari klien yang ingin memahami tanggung jawab hukum
FAQ Seputar UU PT
Siap Mendirikan PT Sesuai UU yang Berlaku?
Tim kami memahami setiap ketentuan UU PT dan memastikan pendirian PT kamu sesuai regulasi terbaru. Konsultasi gratis sekarang.